28.11.12

Parfum Paus



Ambergris adalah bahan pembuat parfum paling tak terduga. Bongkahan itu terbentuk saat cairan dalam usus paus menyatu dengan makanan tak tercerna seperti paruh cumi, lalu dikeluarkan. *iyuuhh* Awalnya, ambergris menyebarkan bau kotoran. Tetapi semakin beraroma musk setelah terpapar air laut dan udara. Selama berabad-abad, pembuat parfum meraup keuntungan dari ambergris, yang bisa ditemukan di sepanjang pantai untuk memperkuat aroma wewangian dan membuatnya bertahan lama pada kulit. Status terancam punah mamalia laut itu mungkin akan membatasi pasokan. Kini pilihan non-satwa sedang dieksplorasi. Tim ahli biologi molekuler Jepang menemukan cara mereproduksi campuran balsam tumbuhan berdaun jarum sebagai bahan pengikat parfum.


Sumber : National Geographic Edisi November 2012

Tidak ada komentar: