Ambergris adalah bahan pembuat
parfum paling tak terduga. Bongkahan itu terbentuk saat cairan dalam usus paus
menyatu dengan makanan tak tercerna seperti paruh cumi, lalu dikeluarkan.
*iyuuhh* Awalnya, ambergris menyebarkan bau kotoran. Tetapi semakin beraroma musk setelah terpapar air laut dan
udara. Selama berabad-abad, pembuat parfum meraup keuntungan dari ambergris,
yang bisa ditemukan di sepanjang pantai untuk memperkuat aroma wewangian dan
membuatnya bertahan lama pada kulit. Status terancam punah mamalia laut itu
mungkin akan membatasi pasokan. Kini pilihan non-satwa sedang dieksplorasi. Tim
ahli biologi molekuler Jepang menemukan cara mereproduksi campuran balsam
tumbuhan berdaun jarum sebagai bahan pengikat parfum.
Sumber : National Geographic
Edisi November 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar