Sebelum periuk ditemukan,
orang-orang Peru kuno sudah tahu betul nikmatnya mengudap popcorn atau berondong jagung. Demikian ungkap sekelompok ilmuwan
yang telah menemukan fosil bonggol, kulit, tangkai, dan bunga jagung yang
berasal dari 6.700 tahun silam di sepanjang pantai bagian utara Peru. Menurut
tim peneliti Tom Dillehay, temuan itu menempatkan jagung di wilayah itu 2.000
tahun lebih awal daripada dugaan yang sebelumnya.
Jadi bagaiman orang-orang ini membuat berondong jagung
tanpa periuk belanga? Bonggol yang tebakar menunjukkan bahwa mereka menggunakan
batu panas (yang juga ditemukan bersama tanda hangus). Adapun untuk praktik
konsumsinya, Dillehay mengatakan, kemungkinan besar popcorn tidak dimakan sebagai kudapan sehari-hari, tetapi hanya
untuk acara-acara khusus.Sumber : National Geographic Edisi Desember 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar